Jl. Letjen Yusuf Singadekane No. 1 Muara Baru Kayuagung

Indonesian English

Seputar investasi

Google Akan Investasi di RI

Google Akan Investasi di RI

Google Asia Pacific Pte Ltd berencana menanamkan investasi di tengah polemik kasus pajak yang belum diselesaikan dengan pemerintah Indonesia.

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menyambut positif rencana investasi yang dilakukan oleh Google Asia Pacific tersebut. Namun, pihaknya masih belum mengetahui lebih jauh bentuk investasi yang akan dilakukan oleh Google di Indonesia.“Memang kemarin waktu ketemu, dia bilangnya mau investasi ya. Tapi belum tahu apa investasinya,” tuturnya kepada Bisnis, baru-baru ini. Mantan Wakil Direktur Utama PLN tersebut juga tidak keberatan dan akan mendukung langkah Google untuk berinvestasi di Indonesia. Namun layanan OTT asal Amerika Serikat tersebut tetap harus menyelesaikan perkara pajaknya yang sampai saat ini belum diselesaikan dengan pemerintah Indonesia.

Sebagai entitas pemerintah, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) juga akan mendukung apapun langkah Kementerian Keuangan untuk memaksa Google menyelesaikan kewajiban pajaknya. “Kami pasti mendukung agar Google dikenakan pajak. Kami juga pasti mengupayakan Google bayar pajak, agar segera melakukan settlement, tapi soal itu tetap wewenang Menteri Keuangan,” katanya. Seperti diketahui, beberapa investasi yang dapat dilakukan Google di Indonesia antara lain adalah memindahkan data center Google yang ada di Singapura ke Indonesia sesuai dengan regulasi perlindungan data pribadi Pasal 15 ayat (3) pada Peraturan Pemerintah (PP) No.82/2012 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik. Selain itu, Google juga dapat berinvestasi dalam bentuk memperbanyak content delivery network (CDN) dengan menggandeng sejumlah operator telekomunikasi. Termasuk membuat innovation center, seperti sebelumnya dilakukan Blackberry yang bekerja sama dengan kampus tertentu atau seperti Apple.

Banyak langkah yang bisa dilakukan oleh Google untuk berinvestasi di Indonesia. Rudiantara optimistis layanan mesin pencari raksasa global tersebut akan melakukan investasi mengingat pasarnya sangat besar di Indonesia. “Pengguna Google di sini kan besar, mereka pasti akan investasi,” ujarnya. Secara terpisah, Dirjen Aptika pada Kemenkominfo Samuel Abrijani Pangerapan mengatakan pihaknya akan bertemu kembali dengan Google pekan depan untuk mendiskusikan beberapa hal seperti di antaranya pemberitaan palsu atau hoax yang beredar di Indonesia. Dia meminta semua pihak untuk bersabar dan menunggu terkait investasi yang akan dilakukan Google di Indonesia. “Kita lihat nanti ya, kami akan bertemu dengan Google pekan depan, sekitar hari Jumat. Nanti kami kabari update-nya,” tuturnya. URUSAN PAJAK Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Pajak DKI Khusus Muhammad Haniv mengatakan investasi Google adalah wewenang BKPM dan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara. Menurut Haniv, investasi Google tersebut tidak akan menghalagi petugas pajak untuk menarik pajak dari Google. “Kalau urusan investasi itu ada di BKPM dan Menteri Kominfo ya, kami tetap akan menarik pajak Google,” katanya. Dia menegaskan pihaknya juga masih membuka peluang untuk melakukan negosiasi pajak dengan Google yaitu tax settlement selama nilai pajak yang ditawarkan oleh Google tidak terpaut terlalu jauh dengan perhitungan Ditjen Pajak. “Peluang itu selalu ada, kami ingin agar Google bayar pajak di sini (Indonesia), jangan sampai tidak membayar pajak,” ujarnya. Sebelumnya, Head of Corporate Communication Google Indonesia, Jason Tedjakusuma mengaku telah membayar berbagai jenis pajak selama OTT global tersebut beroperasi di Indonesia. “Kami sudah membayar pajak sesuai ketentuan yang berlaku di Indonesia,” tuturnya. Menurutnya, Google juga telah siap bekerja sama dengan pemerintah jika selama ini ada kendala di persoalan pajak. Dia berharap masalah pajak tersebut dapat segera rampung. “Intinya kami akan terus bekerja sama dengan pemerintah Indonesia terkait masalah ini (penarikan pajak).”

Sumber: Bisnis.com

 


 255,    Berita terbaru

About

Memberikan Layanan Kepada Masyarakat Secara Profesional dan Mendorong Peran Serta Masyarakat Dalam Pembangunan

Berita Nasional

BKPM: Potensi investasi kelautan capai US 1,2 triliun

Kontak

Email: bppm.kab.oki@gmail.com

 Phone: 0712-322869 Fax: 0712-322869

Mobile: 0822 8002 1102 ( SMS Pengaduan )